Sit amet felis. Mauris semper,

Welcome to WordPress. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in quam. Etiam augue pede, molestie eget, ...

Category name clash

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in quam. Etiam augue pede, molestie eget, rhoncus at, convallis ut, eros. Aliquam pharetra. Nulla in tellus eget odio sagittis blandit. ...

Test with enclosures

Here's an mp3 file that was uploaded as an attachment: Juan Manuel Fangio by Yue And here's a link to an external mp3 file: Acclimate by General Fuzz Both are CC licensed. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, ...

Block quotes

Some block quote tests: Here's a one line quote. This part isn't quoted. Here's a much longer quote: Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. In dapibus. In pretium pede. Donec molestie facilisis ante. Ut a turpis ut ipsum pellentesque tincidunt. Morbi blandit sapien in mauris. Nulla lectus lorem, varius aliquet, ...

Contributor post, approved

I'm just a lowly contributor. My posts must be approved by the editor.Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in quam. Etiam augue pede, molestie eget, rhoncus at, convallis ut, eros. Aliquam pharetra. Nulla in tellus eget odio sagittis blandit. Maecenas at ...

Posted by qopa almaisurie - - 0 komentar

1. Ikut Olimpiade di Kanada
DEPOK, BK

Sebuah prestasi mengagumkan diukir oleh Alham Fikri Aji (17), pelajar kelas tiga jurusan IPA SMA 1 Depok. Pelajar ini akan mewakili Indonesia dalam Olimpiade Komputer yang akan di gelar di Kanada pada 14 hingga 21 Agustus 2010. Alham akan bertarung di Olimpiade

Komputer tersebut dalam kategori pemograman problem solving (pemograman tipe algorit-ma). "Saya bangga bisa membawa nama Kota Depok dan Indonesia di Olimpiade itu. Saya memohon doa restu masyarakat Depok dan Bangsa Indonesia untuk mempersembahkan yang terbaik bagi Indonesia," kata Alham di Balaikota Depok, Senin (17/5).

Dalam otimpade itu, lanjutnya, ia dituntut untuk membuat program problem solving dalam waktu sekitar lima jam. Program itu dibuat untuk menjawab soal cerita dalam waktu satu detik, f il lewat dari satu detik, maka nilainya akan berkurang. "Persiapan sudah dilakukan, baik itu berlatih di Universitas Indonesia dan berlatih di rumah secara online. Kisi-kisi sudah diberikan walaupun begitu tetap berat, karena lawan berat saya dari China dan Amerika,* tutur remaja kelahiran 9 Desember 1992 itu.

Menurut Alham, untuk dapat mewakili Indonesia di olimpade tersebut, dibutuhkan kerja keras. Pada 2009, ia mengikuti perlombaan pcmograman komputer di SMAN1 Depok dan mendapat juara pertama. Dia lantas dikutsertnkan ke tingkat Kota Depok dan lagi-lagi meraih juara pertama. Alham dikirim ke Makaasar, Sulawesi Selatan,untuk mewakili Jawa Barat di Olimpiade Sciene Nasional (OSN) bidang informasi teknologi (TT). Di OSN itu, Alham pun masuk empat besar atau mendapatkan medali perunggu. Alham lalu diperkenankan masuk Pelatnas Olimpiade di Kampus ITB selama tiga minggu dengan peserta 32 orang.

Kerja kerasnya membuahkan hasil karena lolos ke babak 16 -besar, dan selanjutnya lolos ke delapan besar dalam pelatnas III. Sayangnya, dia tak lolos ke babak 4 besar. Pada tahun 2010, karena sudah masuk delapan besar tahun sebelumnya, Alham pun mendapatkan tiket otomatis masuk ke pelatnas II di ITS, Surabaya, pada Februari hingga Maret 2010. Mantan siswa SD dan SMP Nurul Fikri, Depok, tersebut pun lolos ke pelatnas IH yang digelar di LI. April lalu. Alham lalu lolos ke empat besar dan berada diperingkat pertama. "Keluarga saya sangat mendukung. Saya suka komputer sejak SMP. Awalnya, main game lalu coba-coba buatgame. SMA ikut student club bidang komputer dan mempelajari memprogram komputer," imbuh anak pertama dari pasangan Arif Bachtiar dan Alfat itu.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMAN I Depok yang juga merupakan Koordinator RSBI SMAN 1 Depok, Wirdan Achyar, mengatakan, Alham merupakan siswa pertama asal Kota Depok dan Jawa Barat yang dapat mewakili Indonesia di Olimpiade Komputer. "Dia memang berbakat dalam bidang komputer. Makanya kami kembangkan bakatnya itu pada kegiatan ekstrakurikuler. Dia juga mendapat beasiswa dari Pemkot Depok dan Pemprov Jawa Barat," imbuhnya.Walikota Depok Nur Mahmudi Ismail berterimakasih kepada Alham dan keluarganya serta pihak Dinas Pendidikan Kota Depok serta SMAN 1 Depok yang memberikan dukungan sehingga Alham bisa mengharumkan nama Depok dan Indonesia di Olimpiade Komputer.

2. olimpiade di china
Tahun 1994, Indonesia ikut serta dalam OFI XXV di China. Pembinaan kali ini hanya 1 bulan, dan hasilnya kita tidak mendapat apa-apa. Melihat keadaan ini, kami memutuskan untuk lebih konsentrasi dalam membina tim olimpiade fisika Indonesia. Selama 5 bulan peserta ditraining jarak jauh dan 2 bulan ditraining intensif. Hasilnya ternyata sangat menggembirakan. Untuk pertama kali Indonesia meraih medali perak (atas nama Teguh Budimulia). Dalam OFI ke-26 di Canberra itu peserta Indonesia meraih hadiah semua yaitu 1 perak, 1 perunggu dan 3 honorable mention. Pola pembinaan 2 bulan intensif dan 5 bulan jarak jauh ini berlangsung sampai tahun 1998 dan hasilnya adalah antara perunggu dan perak. Tahun 1999 mulai dipikirkan pembinaan yang lebih baik. Kali ini pembinaan dilakukan 7 bulan intensif dan fokus pada pembenahan eksperimen dimana kita selalu mendapat nilai rendah. Ternyata hasilnya sangat menggembirakan. Indonesia untuk pertamakalinya meraih medali emas (atas nama Made Agus Wirawan) disamping 1 perak, 2 perunggu dan 1 honorable mention di Padua Italia pada OFI ke –30. Disini mulai diperoleh pola pembinaan yang lebih baik. Tahun 2000, Indonesia menjadi tuan rumah Olimpiade Fisika Asia. Penyitaan waktu yang besar dalam penyelenggaraan OFA mengakibatkan tidak terkonsentrasinya pembinaan.Akibatnya dalam OFA, Indonesia hanya merebut 1 perak (atas nama Zainul Abidin), 1 perunggu dan 2 honorable mention dan dalam OFI kita hanya merebut 4 perunggu dan 1 honorable mention. Tahun 2001 tim Indonesia mulai dipersiapkan lebih serius dengan memperbaiki segala kekurangan-kekurangan yang ada dalam pembinaan. Hasilnya adalah Indonesia meraih 1 medali emas, 1 medali perak dan 2 perunggu dan 3 honorable mention dalam OFA ke -2 di Singapore dan 2 perak, 2 perunggu dan 1 honorable mention dalam OFI ke -32 di Turki. Dengan hasil-hasil ini pemerintah mulai banyak memberikan perhatian pada OFI.

Tahun 2002 Indonesia menjadi tuan rumah OFI. Pemerintah mempunyai target untuk sukses dalam pelaksanaan, sukses dalam presitasi dan sukses menjadi tuan rumah yang baik. Dengan pelatihan selama 1 tahun penuh, target pemerintah untuk sukses dalam prestasi berhasil diraih. Yaitu Indonesia meraih 3 medali emas (atas nama Peter Sahanggamu, Widagdo Setiawan dan Fadjar Ardian), 1 perak dan 1 perunggu dalam OFI ke -33 di Bali, Juli 2002. Dua bulan sebelumnya di Singapore dalam OFA ke -3 Indonesia juga merebut 1 medali emas (atas nama Rezy Pradipta) dan 5 perunggu. Melalui pelatihan intensif 1 tahun ternyata Indonesia mampu meraih emas. Ini mendorong kami untuk meneruskan pola pembinaan dan pelatihan yang ada.

Pada OFA ke -4 di Thailand bulan Juli 2003, Indonesia secara gemilang meraih juara se Asia dengan merebut 6 medali emas (atas nama Widagdo, Yudistira, Bernard, Rangga, Triwiyono, dan Hani) dan 2 honorable mention. Hasil ini sangat luar biasa karena bisa mengalahkan Taiwan, yang selama ini dikenal sebagai juara dunia bersama-sama dengan China.

Tim Olimpiade Fisika Internasional ke-37 dinilai sebagai tim yang paling sukses sejak pertama kali Indonesia ikut ajang berskala dunia ini pada 1993. Tim Merah Putih terdiri dari empat pelajar sekolah menengah atas dan satu siswa menengah pertama. Mereka adalah Jonathan Pradana Mailoa dan Pangus Ho dari Jakarta, Andi Oktavian Latif dari Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Irwan Adi Putra dari Pekanbaru, Riau, serta Muhammad Firmansyah Kasim dari Makassar, Sulawesi Selatan.
Olimpiade Fisika Internasional mempertandingkan fisika teori dan eksperimen. Mulai dari mengukur panas telur pada suhu air mendidih hingga menghitung energi yang dihasilkan petir.
Kelima pelajar mempersembahkan empat medali emas dan satu perak. Tim Merah Putih juga menerima penghargaan peserta dengan nilai total tertinggi 47,20 atas nama Jonathan. Ia menyingkirkan pesaingnya dari Cina dan Hongaria. (sumber: site-nya bapak Surya, liputan6 dan berbagai sumber).


3. 48 Siswa Sulsel Ikut Olimpiade Sains Nasional
Makassar (ANTARA News) - Sebanyak 48 siswa tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Umum (SMU) dari Sulawesi Selatan akan ambil bagian dalam Olimpiade Sains Nasional (OSN) VII 2008 yang digelar 8-24 Agustus 2008 di Makassar.

Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, Patabai Pabokori di Makassar, Kamis, tampilnya siswa terbaik Sulsel di OSN 2008 merupakan hal yang membangggakan karena secara kuantitas maupun kualitas mereka telah diakui.

"Kalau dulu hanya ada 21 siswa dari Sulsel yang ikut ONS, sekarang bertambah menjadi 48 orang. Mudah-mudahan kualitas dan kuantitas putra Sulsel terbaik, bisa bertambah di masa-masa mendatang," kata Patabai.

Dalam ajang ONS tersebut Sulsel menurunkan, sebanyak enam siswa dari tingkat SD, tujuh orang dari SMP dan sebanyak 35 peserta dari SMA mereka akan bertarung dengan para siswa dari 33 propinsi dengan bidang ilmu masing-masing.

Untuk tingkat SD, bidang studi diperlombakan yakni matematika dan ilmu pengetahuan alam (IPA) sedangkan SMP meliputi matematika, fisika, biologi dan astronomi yang merupakan tambahan bidang ilmu yang diperlombakan tahun ini.

Sementara tingkat SMU bertambah bidang studi yakni geologi sehingga jumlah bidang studi yang diperlombakan pada tingkat SMU ini ada delapan yakni matematika, fisika, biologi, kimia, komputer, astronomi dan ekonomi.

Khusus ntuk bidang ilmu geologi, diharapkan para siswa dapat menjelaskan soal bumi ini berdasarkan hasil pengamatan yang dilakukannya seperti patahan-patahan terkait gempa bumi, tanah longsor serta hal lain yang menyangkut ilmu kebumian.

Para siswa yang mengikuti ONS ini juga, akan diajak berwisata pendidikan ke benteng Fort Rotterdam untuk mengenal peninggalan-peninggalan sejarah termasuk ke taman wisata Bantimurung di Kabupaten Maros untuk menyaksikan penangkaran kupu-kupu.

Sementara itu, Koordinator ONS VII/2008, Suharlan mengatakan bahwa pihaknya telah menjalin kerjasama dengan perguruan tinggi guna memberikan kemudahan kepada para siswa yang berhasil menjuarai Olimpiade Sains ini, antara lain Universitas Indonesia.

Para siswa yang berhasil merebut medali emas, perak dan perunggu diberikan kesempatan untuk masuk ke UI tanpa melalui tes.

Ketua Panitia Pelaksana ONS VII/2008, Yusuf Nippi mengatakan sejumlah peserta dari luar Sulsel, telah berdatangan seperti dari Papua, Riau, Sumatera Utara.

Leave a Reply